Senin, 23 Maret 2015

sang kupu-kupu hinggap di rak buku

Kemarin buku gue akhirnya datang juga. Setelah desperately dying,  counting days, waiting for the package to come, selama kurleb 15 hari kerja. Yahui… packagingnya tsakep loh. Mirip-mirip dus pizza gitu. Bukan sekedar dus bekas kedegean yang dipas-pasin sama ukuran bukunya  atau sekedar dibungkus bubble wrap dan kertas semen. Beneran kardus costumized buat periplus.  Sayang, saking senangnya buku-buku itu sampai, gue lupa aja ga foto penampakan kardus mencengangkan ini.

Balik lagi ke buku, dengan total kerusakan sekitar Rp 250.000,- gue mendapatkan 5 buah buku yang masih mulus dan baru. Tadinya harap-harap cemas karena buku yang gue beli mayoritas buku diskon 70-80% dengan keterangan bahwa toko bukunya “mengusahakan akan mengirim buku dengan kondisi yang paling baik”. Siapa tahu kalau itu buku ternyata bekas display di rak toko yang saking keseringan dibaca oleh para free rider haus ilmu nan kantong kering , ujung halamannya banyak bekas tanda liur. Yucks!! How I hate those old school people who mark book and money with their saliva. 

                      Apakah Oom Hannibal juga melinting cerutunya dengan air liur? 

Sungguh dangkal pertimbangan gue hari itu. Buku yang dipilih lebih ke cap cip cup supaya pas itungannya jadi 250 ribu biar ga kena ongkir.  Ada siih beberapa buku incaran yang ternyata belum diskon. Akhirnya dipilihlah satu buku inceran yang diskon sedikit, satu buku diskon lumayan dan tiga buku yang harganya terjun bebas.  Sebelumnya baca-bici sekilas review dari goodreads, jadi nggak buta-buta banget tu buku dipilih. 
Sekarang lagi baca Still Alice, bikin kecanduan nih. Nggak sabar baca tiap halaman, dan nggak rela kalau tiba-tiba harus bersambung karena kerjaan memanggil. Begini nasib baca buku sambil nyolong waktu. Pas lagi seru-serunya membaca, tiba-tiba aja ibu obos menitahkan hamba sahayanya untuk kerja rodi. Ya menurut ngana, situ dibayar buat kerja apa baca novel?  Kadang feelingnya beda lagi begitu mulai baca terusannya. sigh.

Meskipun gue baru tersadar karena menghabiskan seperempat juta aja buat beli buku, kalau dipikir-pikir ya cukup lah. Hari gini mana ada waktu buat gue datang ke pameran buku dan menggeledah setiap tumpukan buku diskon seharian? Ongkos kirim gratis pula. Jadi rasa bersalah itu gue singkirkan baik-baik dan secepatnya, secepat gue menyingkirkan invoicenya dari pandangan suami.

Sekilas tentang novel yang kemarin filmnya masuk  nominasi Oscar ini, Still Alice bercerita tentang seorang akademisi Harvard yang menderita Alzheimer. Wanita karir cerdas yang karirnya cemerlang tiba-tiba harus merelakan hidupnya dikuasai penyakit yang melumpuhkan memori.  Bagaimana perjuangannya menghadapi hidup setelah Alzheimer? Bagaimana nasib profesi dan almamater yang sangat dibanggakannya? Bagaimana lika-liku hubungannya dengan suami dan anak mantu?  Nantikan kelanjutan ceritanya, karena saya juga baru membaca sampai halaman 102.
                                         Gambar sampul bukunya dari toko ini

Update-update, emak kuper ini baru tau loh kalau ternyata Julianne Moore menang Oscar 2015 sebagai aktris terbaik atas perannya sebagai Alice Howland di film Still Alice. Wowow, jempol dua diacungkan ke udara! Jadi penasaran pengen nonton filmnya juga. Trus pas baca susunan pelakon di film ini, ternyata yang berperan sebagai Lydia, anaknya, adalah K-Stew. Gue boleh dibilang benci tapi sayang sama K-Stew ini. Abisan, anaknya keren dan tomboy heits tapi kok main film cupu macam twilight siiih. Iya sih gara-gara jadi vampir kajajaden *jadi-jadian* ini beliau menjadi idola umat manusia seantero jagat raya. Tapi gue pribadi sebagai orang yang sukses ketawa ngikik di bioskop pas nonton adegan bantai-bantaian antara Volturi dan Cullens, kok sayang yah lihat mbak K di situ. Entah kenapa. Jangan tanya alasan yang valid. Sungguh akupun tak mengerti jalan pikiranku sendiri, Buru-buru pasang jampi, moga-moga nanti malam nggak digigit vampir.
                                       Aku lebih suka vampir yang ngganteng ini

Ah lanjut maning baca Still Alice.Cusss!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar